Wednesday, 28 October 2015

Sinopsis Kiss Me Thailand Episode 5

Sinopsis episode 4 bisa dibaca DISINI


Di rumah Tenten

Taliw sedang menghafal perkalian dan tiba tiba melihat Tenten yang tertidur di Meja belajar. Taliw beberapa kali memanggil nama Tenten tapi Tenten tetap saja tidak bangun. Taliw akhirnya mengambil spidol dan menggambar wajah kucing di meja kaca dimana Tenten tertidur. Setelah itu, Taliw memandangi wajah Tenten dan lalu menciumnya.


Tenten terbangun dan melihat Taliw ada di bawah meja. Kikuk, Tenten berdiri dan langsung menuju tempat tidur. Taliw mengikuti dari belakang.

"Tenten, Apakah kepalamu sakit?" Tanya Taliw

Tenten tidur di atas tempat tidur dan menutupi wajahnya dengan bantal. Taliw terus bertanya apakah Tenten sakit. Tenten tidak menjawab..

"Tenten.. Apakah kamu benar benar sakit? Apakah mengajariku membuat kepalamu sakit?" Tanya Taliw lagi dengan hawatir.

Taliw lalu pergi keluar kamar mengambil obat. Saat Taliw keluar, Tenten mengangkat bantal yang sebelumnya menutupi mukanya sambil melihat sekeliling. Ketika Taliw kembali, Tenten pun buru buru menutup mukanya lagi dengan bantal. (LOL)

Taliw kembali ke kamar dengan membawa obat. Dia bertanya pada Tenten apakah Tenten baik baik saja. Muka Tenten sudah terlihat tidak baik. Bukan karena sakit, tapi karena hatinya bergetar melihat Taliw. Taliw yang tidak mengerti terus saja mendesak Tenten meminum obat. Taliw tiba tiba memagang pipi Tenten dengan kedua tangannya.


"Wah.. kamu sakit. Badanmu panas". Ucap Taliw sambil membandingkan suhu tubuhnya dengan suhu tubuh Tenten.

"Aku tidak apa apa. Sungguh". Jawab Tenten dengan harapan Taliw akan segera menjauh darinya.

Taliw tidak percaya apa yang dikatakan Tenten. Taliw lalu naik ke atas tempat tidur dan lalu berbaring tepat disamping Tenten. Kepala mereka bertemu. Taliw mencoba membandingkan panas tubuhnya dengan panas tubuh Tenten dengan cara menempelkan pipinya pada Tenten. Tenten kaget. Tidak cukup sampai disitu, Taliw lalu menempelkan dahinya di pipi Tenten. LOL







Tenten mendorong Taliw menjauhi badannya. Taliw tidak menyerah. Dia mendekati Tenten lagi dan memaksanya untuk meminum obat. Tenten bertahan dan lalu mendoro Taliw sampai terjatuh dari tempat tidur. Tenten mengikuti Taliw terjatuh diatasnya. Mereka sekarang ada di bawah tempat tidur, saling berhadapan.



"Apa kamu sakit?" Tanya Tenten
"Tidak" Jawab Taliw

Taliw sekarang ada di bawah Tubuh Tenten. Tenten mengatakan pada Taliw bahwa bagaimana bisa dia menghitung suhu tubuh kalau menghitung perkalian saja tidak bisa. Tenten lalu menyebut Taliw ceroboh, bodoh, gila dan semacamnya sampai Taliw bertanya "Apa kamu sudah selesai?"

Tenten menelan ludah dan menjawab sudah. Taliw pun melepaskan diri dari Tenten dengan cara menggeserkan badannya ke atas seperti ulat. LOL

Keesokan paginya

Taliw berjalan ke sekolah dengan kaki pincang. Sepertinya ia terluka karena didorong jatuh Tenten semalam. Saat Taliw berjalan, Tenten tiba tiba datang dan bertanya apakah kakinya masih sakit? Lalu Tenten meminta Taliw untuk naik ke sepedanya.

Taliw lalu berjalan ke sepeda Tenten dan akan berdiri di belakang Tenten seperti biasanya. Tapi lalu Tenten berkata.. Bagaimana kamu bisa berdiri disana kalau kakimu sakit? Tenten pun menarik Taliw ke depan. Dan Taliw duduk di bagian depan sepeda (sweet *.*)

Sampai di Sekolah 

Hari itu Ujian Tengah Semester. Pak guru menjelaskan bahwa nilai UTS sangat berpengaruh dan mereka harus fokus pada bidang Matematika. Beliau juga mengatakan bahwa murid murid dilarang menulis "Joon Joob", "Aku mencintaimu", dan menggambar komik di kertas jawaban karena itu sangat kotor. Lalu beliau meminta semua murid untuk menyerahkan alat contekan. Satu satu murid menyerahkannya ke depan. Hehe

Saat ujian akan dimulai, pak guru membawa tikar. Ternyata itu untuk menutupi Tenten sepaya tidak ada yang bisa mencontek. Katanya lebih baik mencegah daripada mengobati. LOLS


Beberapa menit kemudian Tenten sudah selesai mengerjakan tugasnya sementara murid yang lain baru selesai menulis nama (LOLS again). Pak Guru meminta Tenten keluar dan melipat tikarnya. Good Job. Ucap pak guru.

Selesai UTS, Geng Taliw berkumpul didepan kelas tapi Taliw masih ada di dalam kelas dan belum selesai mengerjakan tugas. Teman teman se gengnya curiga karena Taliw sekarang berubah. Lebih rajin dan fokus belajar. King lalu meminta temannya untuk membantunya membuntuti Taliw saat pulang sekolah.

Taliw lalu berhenti untuk naik becak. Teman teman Taliw pun memasang strategi agar tetap bisa mengikuti Taliw. Yuye bilang inilah sulitnya cinta satu sisi. Tapi King lalu menjawab "Ini bukan cinta satu sisi. Tapi aku hanya ingin lebih dari sekedar teman". LOLOLOL

Taliw naik bemo dan teman temannya mengikuti dari belakang. Taliw masuk ke rumah Tenten sementara Teman temannya berhenti di pintu pagar. Saat menunggu, tiba tiba Tenten datang. Geng pun menginterogasi Tenten dan bertanya apakah ini rumah Tenten. Tenten diam tidak menjawab.

Di waktu bersamaan, ada mobil yang akan masuk ke rumah Tenten dan ternyata Papa Han ada di dalamnya. Papa Han menyapa Geng dan akhirnya rahasia tentang Taliw yang tinggal di rumah Tenten, terbongkar.

Geng duduk sambil masih terkejut mengetahui kenyataan kalau Taliw tinggal di rumah Tenten. Mereka juga terpesona pada rumah Tenten yang besar dan mewah. Papa Han dan Papa Bomb sedang sibuk menyiapkan makan.

Tenten datang membawa semangkuk makanan. King menghadangnya dan mengatakan bahwa Taliw tidak akan tinggal selamanya dengan Tenten karena King akan mencarikan tempat baru untuk Taliw. King tidak tahan membayangkan Taliw di siksa oleh Tenten.

Tenten lalu menjawab bahwa Taliw kemungkinan akan tinggal selamanya dengan dirinya karena orang tua mereka bersahabat baik. Tenten meninggalkan King dalam bengong. Taliw lalu datang sambil berlari lari kecil. Tenten menghampiri Taliw dan menyuapinya makanan. Dia melakukan itu agar King cemburu.


Teman Geng Taliw berkata pada King bahwa dia saat ini ada dalam posisi kacau. Lawannya seorang yang tampan dan kaya. Tidak ada harapan lagi untuk King. Tapi King menjawab bahwa dia tidak akan menyerah. Dan dia pergi meninggalkan rumah Tenten dengan sedih. (Lagu khusus King di putar dan king flashback dengan taliw juga diputar. sedih)

Keesokan harinya, siswa HARO masih mengerjakan UTS. Dan seperti biasa Tenten selesai paling awal. King yang awalnya sudah berjanji pada teman se geng akan berbagi jawaban, ternyata mengerjakan soal sendirian. Saat ditanya kenapa dia tidak menepati janji seperti yang mereka buat sebelumnya, King menjawab bahwa dia ingin berubah dan serius belajar. Dia ingin menjadi lebih baik dari sekarang supaya perbedaan dirinya dengan Tenten tidak begitu jauh.

Sepulang sekolah, Tenten bertemu dengan Namklang yang ternyata sudah menunggunya di pintu pagar sekolah. Namklang mengajak Tenten untuk makan siang bersama. Sementara itu Namklang dan King sedang mengobrol berdua di halaman sekolah. Taliw pun melihat Tenten yang sedang berbicara dengan Namklang.

Namklang bertanya apakah Tenten bersedia makan dengannya ataukah dia harus mengantarkan Taliw pulang ke rumah. Tenten memilih untuk makan bersama Namklang. Taliw yang melihat mereka pergi bersama pun merasa gelisah. King akhirnya menawarkan Taliw untuk pulang bersama. Ia mengantar Taliw memakai sepedanya. Awalnya Taliw menolak karena takut King akan lelah. Tapi King bilang gak masalah buat dia meskipun jauh dan lelah.

Mereka akhirnya pulang bersama. Diperjalanan, King berhenti sebentar lalu bertanya pada Taliw apakah Taliw benar benar menyukai Tenten. Taliw menjawab iya dan meminta King untuk merahasiakannya dari orang lain. Setelah sampai di rumah Tenten, Taliw pamit masuk. Tapi King memberhentikan taliw tiba tiba.

"Taliw, Jangan menyerah pada perempuan itu. Dan aku pun tidak akan menyerah pada lelaki itu"

Taliw kebingungan mendengat perkataan King. Lalu King turun dari sepeda dan menjelaskan pada Taliw.

Teeraphat (Nama asli Taliw), Aku suka kamu. Dan aku tidak akan menyerah pada laki laki itu (Tenten). Tidak peduli seberapa beratnya ujian kali ini, seberapa jauh rumahmu, atau seberapa lelahnya aku, aku ingin memintamu untuk tidak terlalu menyukainya. Tolong, sisakan sedikit ruang untukku juga. 

King menyatakan perasaannya pada Taliw.

Taliw masih terkejut mendengar pengakuan King. Ia berdiri tertegun. Taliw masih memikirkan perkataan King sampai malam harinya. Sementara King merasa lega karena sudah berbicara pada Taliw meskipun dia khawatir dengan keadaan mereka ke depannya.

Keesokan paginya ada pengumuman nilai UTS di sekolah. Taliw mencari cari namanya dan ternyata dia lulus. Tenten melihat Taliw dari belakang. Taliw sangat bahagia dan bilang terimakasih pada Tenten. Tenten terlihat cool di depan Taliw tapi saat ia berbalik, ia tersenyum.


- Selesai -

KOMENTAR

Mohon maap eps 5 ini tidak dapat posting dengan video yaa karena flifagram tiba tiba aja bermasalah dan susah banget buat edit video -.-

Mudah mudahan masih tetap enjoy bacanya yah :-)

10 comments:

  1. Terimakasih ya sudah update sinopsisnya semangat terus keep writing ya

    ReplyDelete
  2. Ayoo mimin di tunggu sinopsis barunya tetap semangat

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. https://www.viki.com/tv/25476c-kiss-me?q=kiss%20m

      Delete
  4. Dimana bisa nonton drama ini kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. https://www.viki.com/tv/25476c-kiss-me?q=kiss%20m

      Delete
  5. Mana kelanjutannya min,,,,ayo dong di lanjut,,,

    ReplyDelete
  6. Tv online Thailand kalau nak tonton drama nie..

    ReplyDelete